Peringatan Hari Aids Sedunia 2014 di Prov. Sulawesi Barat, Seremonial atau Menanggulangi Epidemi ?

IMG_20141201_160248

 

Minggu 30 November 2014 sekitar pukul 20.30 wita, sekelompok remeja  berjalan mengenakan kostum hitam  dengan  lilin ditangan mereka, barisan paling depan membawa spanduk yang bertuliskan “ PERANGI DAN CEGAH HIV/AIDS”  dan seorang dari mereka berjalan menuju kearah kami yang sedang santai menikmati segelas es kelapa muda salah satu jajanan di Anjungan Pantai Mamuju,.

Remaja itu memberikan selebaran dan pita merah kepada kami, lalu seorang teman yang  dulunya aktif dalam program Penanggulangan Aids, bertanya kepada remaja yang menyodorkan selebaran kepadanya, ini apada dik ?, selebaran tentang hiv kak, jawab remaja itu. lalu kami membaca selebaran tersebut, saya tersadar ternyata besok 1 Desember dan biasanya di peringati Hari Aids Sedunia. Read the rest of this entry

Advertisements

PESONA OBYEK WISATA PANTAI LOMBANG-LOMBANG

8-_pantai_lombang-ombang_kab_mDeretan pohon kelapa di sisi kiri dan kanan dengan buah bergantungan, bagaikan pagar hidup menyambut kedatangan para pengunjung ketika memasuki gerbang pantai Lombang-lombang yang terletak di kelurahan Sinyonyoi kecamatan Kalukku Kab. Mamuju Prov. Sulawesi Barat. Tak berapa lama setelah itu terlihat tepi laut dengan ombak yang memecah di bibir pantai.

Deretan warung  menjajakan makanan dan minuman tampak siap melayani pengunjung, terlihat duduk didalamnya beberapa pengunjung sedang menikmati penganan khas Sulbar dan segarnya kelapa muda pantai Lombang-lombang.  Pantai Lombang-lombang  yang landai dengan pasir sedikit kecoklatan terbentang mulai dari arah selatan hingga utara kecamatan Kalukkku. “Panjangnya kurang lebih satu setengah kilo meter, sedangkan lebarnya bisa 80 meter jika air surut,” ujar Lurah Sinyonyoi, saat ditemui di pantai Lombang-lombang, Minggu (25/8). Read the rest of this entry

Orangtua di Mamuju Diimbau Aktif Awasi Anak

Mamuju (ANTARA Sulbar) – Lembaga Swadaya Masyarakat Amanat Muda Provinsi Sulbar mengimbau agar para orangtua berperan aktif dalam mengawasi anak mereka, khusus kian maraknya kasus mengkomsumsi lem “aibon” yang dampaknya negatif seperti Narkoba.

“Orangtua berkewajiban dan mesti melakukan pembinaan terhadap anak untuk mencegah mengkomsumsi lem aibon,” kata Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Amanat Muda Provinsi Sulbar Darmawi di Mamuju, Senin. Read the rest of this entry

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial(PMKS) Tidak Tersentuh Program Pemerintah Daerah

“Beli Stickernya Om atau sedekahnya Om” kata seorang anak yang setiap petang hingga larut malam berada di Anjungan Pantai Mamuju yang merupakan tempat PK5  menjajakan berbagai macam kunliner, hal ini sudah berlangsung cukup lama,  sekitar 10 sampai 15 orang anak  berumur 9 – 14 tahun  mencari rezeki dengan meminta-minta kepada setiap pengunjung, anak-anak yang seharusnya bermain dan belajar malah mencari nafkah dengan cara  meminta-minta. Read the rest of this entry

Meaning (Pemaknaan)

Dua buah mobil melalui sebuah belokan dimana seorang nenek tua duduk meminta-minta. Pengemudi mobil pertama yang berwarna hitam melaju begitu saja melewati nenek tersebut tanpa memberikan sedekah sedangkan pengemudi mobil kedua yang berwarna putih menghentikan mobilnya sejenak, membuka kaca jendela dan memberikan sedekah. Beberapa meter kemudian, mobil hitam terperosok ke dalam lobang dan pengemudinya mati seketika sedangkan mobil putih melaju dengan selamat. Dua orang mengamati kejadian tersebut. Si A, orang pertama, memaknai bahwa mobil hitam mengalami musibah tersebut karena tidak memberikan sedekah sehingga pengemudinya tewas seketika. Si B, orang kedua, memaknai bahwa setiap ada kesempatan, berikanlah sedekah, karena ia tidak pernah tahu bahwa kesempatan tersebut merupakan kesempatan terakhir untuk memberikannya.
Kejadian yang sama, dilihat oleh dua orang berbeda dan dimaknai secara berbeda pula. Inilah yang dimaksud dengan meaning atau pemaknaan. Mengapa Si A dan Si B memaknai secara berbeda kejadian tersebut? Karena kedua orang tersebut memiliki batasan makna yang tidak sama. Untuk lebih jelasnya, saya sajikan latihan berikut ini bagi Anda. Amatilah kotak-kotak berikut ini yang saya beri nomor 1 sampai 25. Pertanyaan saya, ada berapa buah persegi panjang pada gambar tersebut? Read the rest of this entry

Strategi Pengembangan BUMDes sebagai Pilar Ekonomi Desa

Badan Usaha Milik Desa selanjutnya disingkat dengan BUMDes diproyeksikan muncul sebagai kekuatan ekonomi baru di wilayah perdesaan. UU No 6 tahun 2014 tentang Desa memberikan payung hukum atas BUMDes sebagai pelaku ekonomi yang mengelola potensi desa secara kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Apa itu BUMDes? Istilah BUMDes muncul melalui Peraturan Pemerintah (PP) No 72/2005 dan dirincikan melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 39/2010. BUMDes merupakan wadah usaha desa yang memiliki semangat kemandirian, kebersamaan, dan kegotong-royongan antara pemerintah desa dan masyarakat untuk mengembangkan aset-aset lokal untuk memberikan pelayanan dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dan desa. Read the rest of this entry

AJANG PEMILIHAN PUTRA & PUTRI YANG TIDAK BERKWALITAS

Maria Asteria Sastrayu, finalis asal Sulawesi Barat berhasil meraih mahkota “Miss Indonesia 2014” mengalahkan dua pesaing utamanya, Ellen Rachel asal Papua Barat dan Hanna Sugialam asal Jawa Timur pada Malam Puncak Miss Indonesia 2014 di JI-EXPO Kemayoran, Jakarta, Senin (17/2) malam.” Kutipan Berita yang menghebohkan Masyarakat Sulbar, MARIA ASTERIA SASTRAYU apakah dia dari SULBAR atau bukan, pertnyaan inilah yang mengundang kontraversi sebagian besar Masyarakat Sulawesi Barat, terlepas dari apakah Sang Miss Indonesia 2014 ini orang Sulbar atau bukan, menurutku tidak masalah yang jelas dia sudah mengaharumkan nama Sulawesi Barat.

Namun ada hal yang menggelitik dalam hatiku, apakah sudah tidak ada lagi seorang Putri yang berasal dari Sulawesi Barat untuk mengikuti Event sekelas MISS INDONESIA ?

Dan pada akhirnya pertanyaanku ini terjawab ketika kusaksikan salah satu ajang pemilihan Putri dan Putra di Kota Mamuju, Event yang dilaksanakan setiap tahunnya ini bertajuk PEMILIHAN KEKE BAINE & KEKE MUANE yaaaa katakanlah mirip dengan ABANG NONE JAKRATA, setelah acara malam puncak pemilihan KEKE BAINE & KEKE MUANE ini selesai dan terpilihlah sepasang KEKE BAINE & KEKE MUANE akhirnya dapat kusimpulkan bahwa ajang ini sarat dengan muatan Politik dan Nepotisme, serta cara Penilaian yang tidak Objektif. Maka pantaslah jikalau tidak ada seorang Putri yang layak untuk dapat mewakili Sulbar ke ajang sekelas MISS INDONESIA ataupun PUTRI INDONESIA apabila.

Mata Najwa ” HABIBI HARI INI”

13 Anak Gangguan Jiwa Akibat Lem

MAMUJU– Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amanat Muda Sulbar menemukan sebanyak 13 anak di Kota Mamuju mengalami gangguan kejiwaan akibat mengisap lem.

Ketua LSM Amanat Muda Sulbar Darmawi mengatakan, lembaganya kini sedang melakukan rehabilitasi terhadap anak yang mengalami gangguan kejiwaan tersebut agar dapat dipulihkan. “Kondisinya sudah mengkhawatirkan. Harus ada perhatian serius dari pemerintah. Banyak anak-anak yang mengonsumsi lem. Aparat hukum harus tegas terhadap peredaran lem karena sudah disalahgunakan,” kata Darmawi kemarin. Read the rest of this entry

SULBAR MASYARAKAT PADAT TAK TERSENTUH PAUD

Mamuju – Program pendidikan anak usia dini (Paudni) tidak menyentuh masyarakat perkotaan yang terdapat dilingkungan Kasiwa Kelurahan Binanga Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, sebagai daerah hunian padat penduduk, “Anak-anak usia dini yang terdapat dilingkungan Kasiwa yang merupakan lingkungan padat penduduk di Kota Mamuju tidak tersentuh program Paudni yang diprogramkan pemerintah di Sulbar,”kata Ketua LSM Amanat Muda Provinsi Sulbar, Darmawi di Mamuju. Read the rest of this entry