Peringatan Hari Aids Sedunia 2014 di Prov. Sulawesi Barat, Seremonial atau Menanggulangi Epidemi ?

IMG_20141201_160248

 

Minggu 30 November 2014 sekitar pukul 20.30 wita, sekelompok remeja  berjalan mengenakan kostum hitam  dengan  lilin ditangan mereka, barisan paling depan membawa spanduk yang bertuliskan “ PERANGI DAN CEGAH HIV/AIDS”  dan seorang dari mereka berjalan menuju kearah kami yang sedang santai menikmati segelas es kelapa muda salah satu jajanan di Anjungan Pantai Mamuju,.

Remaja itu memberikan selebaran dan pita merah kepada kami, lalu seorang teman yang  dulunya aktif dalam program Penanggulangan Aids, bertanya kepada remaja yang menyodorkan selebaran kepadanya, ini apada dik ?, selebaran tentang hiv kak, jawab remaja itu. lalu kami membaca selebaran tersebut, saya tersadar ternyata besok 1 Desember dan biasanya di peringati Hari Aids Sedunia.

Beberapa teman yang bersamaku waktu itu tertawa dan berkata kepada kami, lihat ini ! kalau masih begini pengetahuan mereka tentang HIV&AIDS bagaimana Stigma dan Diskriminasi akan hilang apa lagi menanggulangi epideminya, sayapun teringat pada tahun 2007 disaat pertama kali kami melakukan advokasi untuk program penangggulangan HIV&AIDS di Kab. Mamuju, dimana pada masa itu kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Setempat hanya dengan sosialisasi  ditujukan pada kelompok tertentu, contohnya anak sekolah, PNS, Mahasiswa, Tokoh Masyarakat, sedangkan yang lainnya terlupakan.

23 Oktober 2007 Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids Nasional ibu Nafsia Ben Emboi mantan Menteri Kesehatan Masa Pemerintahan Pressiden SBY, untuk pertama kalinya berkunjung ke Sulbar dengan tujuan pembentukan Komisi Penanggulangan Aids Prov. Sulawesi Barat yang dirangkaikan dengan beberapa kegiatan dengan melibatkan PMI Cab. Mamuju, LSBN dan saya selaku Koordinator kegiatan Long March dengan membentangkan spanduk putih untuk dibubuhi tanda tangan oleh peserta long march sebanyak 3000 orang, juga oleh masyarakat yang melintas di sepanjang jalan yang dilalui.

Tahun 2008  s/d 2011 program penanggulangan Aids di Sulbar khususnya Mamuju dan Mamuju Utara telah meninggalkan cara-cara lama yakni sosialisasi yang tidak tepat sasaran dan hanya menghabiskan anggran namun tidak memperolah hasil maksimal, program 2008 s/d 2011 lebih mengarah pada program yang dialukan secara Nasional diantaranya Pelibatan dan Pemberdayaan Populasi Kunci, dan melakukan pencegahan dari hilir bukan di mauara.

Di setiap tahunnya pada masa itu peringatan HAS tidak lagi hanya sekedar seremonial saja akan tetapi lebih kepada action, hal yang sanagat berbeda dangan 2 tahun ini ( 2013-2014) Peringatan HAS serta program penanggulangan aids justru berjalan mundur dan parsial, contohnya pelibatan Populasi Kunci dan lembaga yang aktif dalam Penanggulangan Aids kini dianggap tidak penting lagi untuk dilibatkan, baliho dan spanduk yang seharusnya betuliskan pesan umtuk penanggulangan epidemi HIV& AIDS juastru dipenuhi foto para Pejabat dan pengurus KPAP Sulbar.

Layanan VCT sebagai pintu masuk program pencegahan justru tidak lagi di aktifkan dengan alasan dana GF Komponen Aids sudah tidak ada, peran KPA yang seharusnya menjadi motor program Penanggulangan Aids kini hanya diam dengan alasan yang sama dana GF sudah tidak ada. Padahal dana GF itu bukalah dana abadi untuk program penanggulangan Aids, melainkan dana stimulan  yang diharapkan mampu merangsang Pemerintah Daerah agar menganggarkan program Penanggulangan Aids  melalui APBD.

Epidemic HIV& AIDS di Sulawesi Barat makin melaju bagaikan MotoGP dan para petinggi di Sulbar hanya berpose bagaikan para Caleg yang menjual diri dengan Baliho dan Spanduk.

Advertisements

Posted on December 2, 2014, in Tulisanku. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: